One Piece Pirate Warrior 4 Legendary Edition – Honest Review

Di tengah beragamnya genre dalam industri video game, mulai dari genre gitgut soulsborn, tembak-tembakan kompetitif, battle royal, sampe game dengan story-telling berat layaknya film, kita harusnya sih sepakat dengan satu hal ini: genre Musou nggak akan pernah ditinggalin pemain.

Ya, selalu ada ruang kecil di hati para gamer untuk genre yang satu ini.

Pun sama halnya dengan One Piece: Pirate Warriors 4.

Game One Piece tapi genrenya Musou ini udah sampe ke seri keempatnya, dan di tahun 2025 ini telah berhasil menginjak umur yang kelima. Sempet dikira akan stuck atau stagnan, atau bahkan menyusul Jump Force, ternyata One Piece Pirate Warrior 4 menolak untuk mati dan terus memberikan update, yang salah satunya adalah karakter-karakter baru.



Di 21 November 2025, One Piece Pirate Warrior 4 merilis edisi paling paripurna. Kalo kalian mengira Ultimate Edition adalah edisi paling lengkap, kalian salah. Yha, inilah edisi paling paripurna, Legendary Edition. Walau begitu, sebelum ngeluarin Legendary Edition, kita udah pernah dikasih update Soul Map, atau mode grinding baru di dalam game.

Seperti yang udah kita tebak, paketan ini tentunya berisikan paket karakter paling lengkap tanpa perlu membeli Character Pass secara ketengan, atau terpisah.

Secara garis besar, One Piece Pirate Warrior 4: Legendary Edition ini tetep mempertahankan gameplay dan formula utamanya seperti pertama kali rilis di tahun 2020. Yahhh.. paling ada perbaikan dari segi performa aja sih. Dari perjalanan Luffy di arc Alabasta, sampai ke perjalanan mengalahkan Kaido di arc Onighashima. Sayangnya, kita nggak bisa memainkan perjalanan Luffy di arc Egghead. Mungkin, ini bakal dirilis oleh Bandai Namco dalam judul barunya di One Piece Pirate Warrior 5 di masa depan.

Di dalam review Legendary Edition ini gue tentunya nggak akan terlalu banyak membuang waktu kalian untuk kembali mengulas atau menceritakan gameplay dan core dari One Piece Pirate Warrior 4. Tapi langsung ke intinya aja deh, apa sih yang ditawarin sama Legendary Edition. Game 5 taun yang lalu, kalian pasti udah pada paham lah ya mekaniknya.

Dan tentunya menjawab satu pertanyaan penting: Kenapa kita harus kembali memainkan One Piece Pirate Warrior 4 di tahun 2025 lewat paket Legendary Edition?

Ini lah review dari One Piece Pirate Warrior 4: Legendary Edition setelah 98 jam grinding di PS5.


Apa sih Legendary Edition?

Yahh, bisa dibilang Legendary Edition ini adalah paket paling lengkap untuk One Piece Pirate Warrior 4. Pemain akan ketambahan konten-konten yang sebenernya sangat banyak menyita waktu, terlebih jika pemain ingin nge-build karakter-karakter favorit.

Pemain juga akan mendapat seluruh character pass yang tersedia di Ultimate edition dan character pass ke-8 yang akan dirilis di Maret 2026. Kalau kalian nggak pernah kepikiran untuk beli character pass secara ketengan atau terpisah, Legendary Edition adalah jawabannya.

Berikut adalah rooster yang bisa didapat dari paket Legendary Edition:

Character Pass 1:

  • Character Pack 1: Whole Cake Island Pack (Smoothie, Cracker, Vinsmoke Judge)
  • Character Pack 2: Worst Generation Pack (X Drake, Killer, Urouge)
  • Character Pack 3: Land of Wano Pack (Kozuki Oden, Kinemon, O-kiku)
  • Charlotte Katakuri Early Unlock
  • One Piece: Pirate Warriors 4 Theme (Character Pass 1 Bonus)

Character Pass 2:

  • Character Pack 4: The Battle of Onigashima Pack (Luffy Gear 5, Kaido Hybrid Zoan, Yamato)
  • Character Pack 5: One Piece Film: Red Pack (Uta, Shanks, Koby)
  • Character Pack 6: Legend Dawn Pack (Roger, Rayleigh, Garp)
  • Onigashima Battle Law Costume (Character Pass 2 Bonus)

Character Pass 3:

  • Character Pack 7: Future Island Egghead Pack (Awakend Rob Luccy, Bonney, S-Snake)
  • Character Pack 8: Special Selection Pack (King, Enel, Z) yang akan dirilis 31 Maret 2026
  • Shanks Additional Special Move “Divine Departure” (Character Pass 3 Bonus)

Additional Episodes Pack

  • Additional Episode 1: Yamato’s Grand Tour Logbook & Soul Map 1
  • Additional Episode 2: Koby’s Combat Chronicle & Soul Map 2
  • Additional Episode 3: Path to the King of the Pirates & Soul Map 3

Hal pertama yang mungkin menarik perhatian adalah kemunculan Shank versi terbaru (One Piece Fim: Red) yang sangat kuat. Nggak hanya kuat, tapi udah broken. OP parah, cuy. Shank versi film ini ketambahan satu jurus atau movement Bernama Kamusari, alias yang diterjemahkan ke dalam versi English adalah, Divine Departure. Jurus ini merupakan jurus signature dari Gol D. Roger yang kemudian digunakan oleh Shank untuk one-shooting Eustass Kid beserta seluruh awak kapalnya.

Mikir lah, Kid.



Di dalam One Piece Pirate Warrior 4: Legendary Edition, jika satu Growth Map Shank seenggaknya udah mencapai 100%, jurus Divine Departure mampu one-shooting nyaris semua musuh-musuh besar di difficulty Normal, dan bisa menghabisi setengah porsi hp musuh di difficulty Hard. Shank mode Divine Departure ini cocok untuk dijadikan karakter utama sebagai carry di awal progress.



Walau pada akhirnya semua karakter akan terasa broken jika telah di-build optimal, tapi Shank punya animasi jurus yang cukup satisfying. Hal ini tentunya menambah kenikmatan dalam bermain game bergenre Musou. Ya, kenikmatan dalam melumat habis ribuan NPC-NPC yang tidak berdaya dengan jurus yang punya daya hancur dan jangkauan ngawur.

Selain rooster tambahan, Legendary Edition juga hadir dengan tiga episode Special Log yang akan menambah minat grinding para pemain. Yahh.. bisa dibilang buat manjang-manjangin durasi main lah yha.

Kalo kita nggak beli Legendary Edition, Soul Map ini sebenernya bisa dibeli terpisah. Kita bisa cuma beli salah satu episode-nya aja. Kalo cuma punya salah satunya aja, tentu nyari material untuk naikin node di Soul Map juga jadi terbatas banget. Nah, paket Legendary Edition berisikan 3 paket episode ini, beserta Soul Map tambahan (iya, total jadi 4 layer Soul Map, lha satu layer Soul Map aja menuhinnya setengah mati).


Episode pertama berfokus pada petualangan Yamato di Wano. Ini adalah serangkaian misi kecil yang berlangsung di peta Wano, dan tingkat kesulitannya akan terus meningkat setelah setiap keberhasilan kita menyelesaikannya.

Di Episode Special Log kedua, kita akan ditawarkan perjalanan sesi latihan Koby dalam menjadi Angkatan Laut. Episode ini akan membuat pemain menyelesaikan misi-misi yang diambil dari rejimen pelatihan Angkatan laut. Di episode ini, kita dapat rehat sejenak dan keluar dari permainan jika mencapai check-point tertentu. Jadi kita nggak perlu berjam-jam menyelesaikan sesi Latihan Koby di satu sesi permainan aja.



Sementara itu, Episode Special Log ketiga adalah kumpulan misi yang bertujuan untuk melnceritakan bajak laut legendaris, Gol D. Roger. Ada beberapa mode permainan di dalam episode Gol D Roger ini. Salah satunya mode yang cukup ngeselin dan menantang adalah, saat pemain disuruh menjawab belasan pertanyaan seputar lore di One Piece. Kita harus menjawab pertanyaan tersebut dengan mengalahkan musuh yang tepat.



Contohnya adalah pertanyaan, “Manakah dari karakter ini yang pernah menjabat sebagai Shichibukai?” Nah, di dalam map kita akan melihat ada 4 musuh. Tiap musuh di dalam map akan mengeroyok kita. Tugas kita adalah mengalahkan musuh yang menjadi jawaban tersebut. Contohnya adalah X Drake, Eustass Kid, Zorro, dan Jinbei. Jawabannya yang tepat adalah Jinbei.



Kita tinggal mengalahkan Jinbei dan lanjut ke pertanyaan selanjutnya. Terlihat gampang bukan?

Nah, masalahnya jika kita nggak sengaja mengalahkan 2 musuh sekaligus, itu akan terhitung sebagai jawaban yang salah. Dan perlu diinget juga ada banyak karakter yang jurusnya itu nggak ngotak hitbox-nya, jadi sangat mungkin ada lebih dari 1 musuh yang meninggal. Di sinilah bagian sulitnya. Jika kita salah menjawab sebanyak 3 kali, maka permainan dianggap selesai dan diminta untuk mengulang. Reward yang diberikan pun nggak maksimal.

Nah, ngomong-ngomong soal reward, sesuai dengan tambahan yang didapat dari additional Episode Pack Legendary Edition, kita akan mendapat tambahan Soul Map 1, 2, dan 3. Masing-masing dari episode pack ini memberikan currency untuk upgrade Soul Map. Semakin banyak node dari Soul Map yang terisi, makin broken pula semua karakter yang ada di dalam game ini.


New Soul Map, New Grinding Mode

Soul Map adalah sistem peningkatan karakter yang universal untuk semua karakter di game ini. Sederhananya, setiap node Soul Map yang kita naikin, maka semua karakter akan mendapat manfaatnya. Tentunya hal ini berbeda dengan Growth Character Map yang hanya spesifik di masing-masing karakter aja. Jika kita build karakter lain, maka Growth Character Map nya harus dibuild ulang.

Perbedaan utama Soul Map dengan Growth Map terletak pada material yang digunakan. Untuk mengaktifkan peningkatan di Soul Map, pemain nggak bisa menggunakan koin, log pose, melainkan material khusus yang disebut Souls.


Souls dapat dikumpulkan dengan mengalahkan musuh kuat. Tapi, untuk fokus mencari Souls, disarankan bermain di Special Log aja. Souls terdiri dari 4 tipe, souls Health, Attack, Defense, dan Skill. Masing-masing jenis souls ini dibagi lagi menjadi 3 jenis ukuran, small souls, moderate souls, dan large souls. Semakin besar ukuran souls, maka makin rare atau sedikit yang didapat di tiap run.

Soul Map memberikan peningkatan karakter dari stat Health, Attack, Defense, dan Skill. Skill di sini merupakan skill yang bisa dibongkar pasang sesuai dengan build masing-masing karakter. Sebagai contoh, misal kita mau main dan build Shank versi Film Red, maka skill yang dipakai seharusnya mendukung serangan tipe Speed dan mendukung Shank untuk bisa spam Special Move sesering mungkin.

Battle Instinct dan Concentration adalah salah dua skill yang ngebantu karakter buat regen Special Move. Jadi bisa spam sesering mungkin.


Pertanyaan selanjutnya pun menjadi sederhana. Lantas apa yang kita akan dapat ketika seluruh Soul Map telah lengkap 100%?

Jawabannya sederhananya, mendapat S rank+.

Jawaban rumitnya, ya biar bisa petantang-petenteng di difficulty hard dan ultra hard. Jika kalian hanya bermain di tingkat kesulitan Normal, grinding Soul Map sampai ke layer 3 sepertinya hanya akan membuang banyak waktu untuk hal-hal yang udah overkill.

Shank bahkan nyaris one-shotting banyak hal dengan Divine Departure di difficulty Normal.

Cape-cape ngejar rank S+ cuma buat begini aja. Dapet Skill Slot.


Apa yang wajib dinaikkan pertama kali di Soul Map?

Jawabannya tentu bergantung dari karakter favorit masing-masing player.

Jika ada pemain yang suka dengan tipe tertentu, misal tipe Sky seperti Crocodile, Rob Luccy, atau Doflamingo. Maka, ambilah node yang mendukung skill-skill para karakter bertipe Sky seperti Airborne Enhancement, skill-skill yang spesifik meningkatkan damage ketika menyerang di tengah udara (Aerial Expert), dan mempercepat regenerasi special move saat menyerang di udara (Top of The World).

Tapi sebagai saran, untuk pertama kali ambilah node yang lebih universal, seperti meningkatkan slot untuk skill, dan sustainaibilty seperti Doctor’s Tactics (mendapat pemulihan health setelah mengeluarkan special move), Concentration dan Battle Instinct (meningkatkan regen special move).

Bagaimana Mempercepat Proses Grinding Soul Map?

Sebenarnya, nggak ada cara yang saklek atau cara terbaik dalam melakukan farming atau grinding Souls. Semakin banyak main, semakin sering bolak-balik di Special Log, ya makin banyak soul yang didapat.

Tapi, jika ingin makin efisien dalam tiap run, kami sarankan untuk grinding di Special Log pertama yaitu Yamato’s Grand Tour. Menurut kami, Souls tipe Skill ini lebih jarang untuk drop daripada souls tipe yang lain. Namun, Yamato’s Grand Tour  memberikan beberapa Souls Skill di point 15000 sebagai reward tambahan.


Selain itu, kecepatan dalam traversal juga berpengaruh dalam Episode Special Log ini. Di Yamato’s Grand Tour, kita akan berpacu dengan waktu, atau bisa kita sebut dengan Time Trial. Limit waktu akan bertambah ketika kita berhasil menyelesaikan suatu misi atau objective. Kadang kala, jarak antara misi satu dengan misi lainnya sering sangat jauh untuk ditempuh.



Untuk itu gue sarankan agar bermain dengan karakter tipe Speed atau Sky yang punya keuntungan saat melakukan dash. Full Burst dari Speed dan Sky type bahkan mengeliminasi kebutuhan stamina, sehingga kita bisa berlari dengan kecepatan paling ngebut untuk melakukan traversal dari misi satu ke misi selanjutnya.

Final Verdict

Game yang telah dirilis 5 tahun lalu, mungkin udah abis puluhan atau ratusan jam nge-build karakter-karakter favorit, terus ini game dateng lagi di akhir November 2025 dengan paket dan varian paling lengkap. Nah, balik lagi ke pertanyaan paling awal: apakah kita harus kembali memainkan game ini?

Ya, iyalah!

Inilah sejatinya fungsi dari game Musou; pelepas penat dengan menawarkan kemudahan dan kehancuran yang instan. Tempat untuk bales dendam ketika nggak bisa ngelewatin bos tutorial di Armored Core, Wo Long, dan Black Myth Wukong.

Dan ini makin dipercantik ketika beberapa karakter baru seperti Shank versi Film Red, Rob Luccy versi Egghead, Garp, dan Gol D Roger hadir dengan jurus yang flashy dan satisfying. Daya hancur yang jedar jeder dengan jangkauan yang luas dalam melumat habis ribuan NPC tak berdaya ini tentunya adalah dopamine instan.

Oh ya, ini masih ditambah dengan 3 karakter baru yang akan rilis di akhir Maret 2026. Karakter yang menjadi most favourite pilihan voting para gamers. Ada Enel, King, dan Z (One Piece Film: Z tahun 2012).



Gimana, kepikiran balik main lagi, atau mending nunggu One Piece Pirate Warrior 5 aja?

By The Weakling Casuls

Menulis berita dan opini seputar gaming setiap hari. Sering kena roasting sama akun anon di grup Facebook PC dan konsol bajakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index